Seorang Motivator bisnis dan
kewirausaha selalu menampilkan dan menjelaskan hal – hal yang enaknya saja. Hal ini dapat
menjadi sebuah ‘ilusi’ bagi mereka yang melihat karena mengira satu – satunya
jalan untuk menjadi sukses adalah dengan menjadi seorang pebisnis. Di sisi
lain, sebuah hal yang enak tentu didapatkan dengan harga tertentu. Boleh saya
bilang, memulai bisnis tidak hanya persoalan motivasi, namun ada hal – hal lain
yang perlu diketahui sebelum kita memulai bisnis agar semua menjadi clear. Berikut
ini adalah syarat utama bagi Anda yang berniat untuk memulai bisnis sendiri.
1. Etos Kerja yang Jauh
Lebih Besar di Masa Awal Pembangunan Bisnis
Jika seorang karyawan atau pekerja
standar masuk dari jam 8 pagi dan pulang jam 5 sore atau 8 malam, maka seorang entrepreneur berhasil
menghabiskan waktu rata – rata 16 – 20 jam setiap hari mereka untuk bekerja di
masa – masa awal mereka membangun bisnis.
2. Mengerti bahwa
Penghasilan Entrepreneur Kecil, Bahkan Minus di Awal
Seorang entrepreneur berhasil
cendeung menginvestasikan kembali uang mereka untuk diputar dalam bisnis dan
mereka hanya menggunakannya sedikit untuk keperluan mereka pribadi.
3. Hidup Sederhana, yang
Penting Kerja Keras
Seorang entrepreneur berhasil
ternyata memiliki gaya hidup sederhana, menghargai uang, dan tidak menggunakan
uang mereka untuk sesuatu yang tidak perlu, apalagi untuk lifestyle jika
memang itu adalah suatu pemborosan.
4. Disiplin, Disiplin,
dan Disiplin
Entrepreneur yang berhasil tetap
disiplin dalam mengejar target mereka, apapun yang terjadi. Apabila mereka
gagal, maka mereka akan belajar dan mengganti strateginya. Apabila mereka
berhasil, maka mereka akan memperbarui target mereka menjadi lebih tinggi.
5. Pembelajaran paling
Sering adalah Dari Kegagalan dan Kritik
Seorang entrepreneur berhasil
ternyata adalah orang – orang yang sangat berpikiran terbuka, menganggap
kegagalan adalah pembelajaran dan kritik adalah masukan yang baik. Bagi
kebanyakan orang, kegagalan adalah sesuatu yang memalukan dan kritik adalah
sesuatu yang menjengkelkan.
6. Tidak asal action, namun
penuh dengan perhitungan
Bisnis tidak hanya menggunakan otak
kanan, langsung aksi, tanpa adanya perhitungan. Justru apabila kita belajar
dari pebisnis yang sukses, mereka selalu ketat dalam perhitungan, mengerjakan
segala sesuatunya dengan terukur, sehingga dapat dikembangkan dengan lebih baik
lagi.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar